KOTA terbesar ketiga dan Metropolitan terbesar kedua di Indonesia
TERLETAK di ketinggian 768m dpl, berhawa sejuk menjadikan terpilih sebagai perkebunan teh di Jaman Belanda
DIJULUKI Parijs van Java karena pada masa kolonial berdiri Hotel mewah, Cafe, Boutique, Restaurant mirip Kota Paris. Kini masih menyisakan banyak bangunan tua bersejarah
Gunung yang tingginya 2.084 m ini dinamai Gunung Tangkuban Perahu karena dari kejauhan nampak seperti perahu dengan posisi terbalik dalam bahasa sunda tangkuban). Gunung ini dikenal dengan legenda Sangkuriang, seorang pemuda yang jatuh cinta pada ibunya bernama Dayang Sumbing. Jarak dari kota Bandung ke Objek wisata Tangkuban Parahu ini sekitar 29 km arah utara, 13 km dari kota Lembang kearah Kabupatan Subang. Objek wisata menarik antara lain Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Domas dan Kawah Jurig. Beberapa fasilitas yang bisa Anda nikmati di obyek wisata ini adalah mobil angkutan dari tempat parkir menuju kawasan Tangkuban Parahu, berkuda, souvenir shop bonsai, kerajinan tangan serta permainan ATV, flying fox di area parkir.
Daya tarik wisata kuliner dan belanja menjadikan Bandung tujuan wisata favorit bagi masyarakat Jakarta dan wisatawan manca negara. Terutama sejak dibukanya jalur Tol Cipularang yang mempersingkat waktu tempuh menjadi 2 jam dari Jakarta dan dibukanya jalur penerbangan 4x sehari dari Kuala Lumpur Malaysia. Hal ini ditanggapi cepat oleh pengusaha dengan menjamurnya hotel berbintang, restaurant bertema khusus, pusat belanja, FO (Factory Outlet), Distro (industri kreatif), pusat hiburan hingga tempat rekreasi modern terbaru seperti Trans Studio. Di akhir pekan terutama libur panjang Bandung bisa dipadati lebih dari 400.000 wisatawan, ayo jangan sampai ketinggalan.
Halo halo Bandung Ibu Kota Priangan.. lantunan lagu perjuangan ini mengabadikan Bandung sebagai kota perjuangan dan Kota bersejarah. Salah satu gedung bersejarah yang masih terpelihara baik adalah Gedung Merdeka. Berdiri megah di pusat kota Bandung, gedung ini pernah dijadikan tempat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pertama tahun 1955. Dirancang pada tahun 1926 oleh dua arsitek kebangsaan Belanda Van Gallen Last dan C.P. Wolff Schoemaker, guru besar Technische Hoogeschool (ITB), gedung ini dulunya menjadi tempat pesta pora bagi para tuan dan none Belanda di malam hari. Kini menjadi lokasi wajib pecinta sejarah dan pecinta fotografi
Address
Jl Selecta C/8 No 94 Jaticempaka
Jl Asia Afrika Senayan, STC Building 2nd floor #1029
Tel / Fax : (62-21) 8462720 (Office Hours)
Tel / SMS : (62-21) 99675139
E-mail :

